BEKASI.POJOKSATU.id - Ledakan besar yang diikuti kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di Jalan PU, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu, 1 April 2026. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga akibat kobaran api yang membesar setelah ledakan terjadi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penyebab kejadian masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dengan melibatkan labfor untuk menemukan penyebab kejadian,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: Kebakaran SPBE Cimuning Lukai 15 Orang, Sebagian Alami Luka Bakar Parah

Ia menjelaskan, keterlibatan tim laboratorium forensik dilakukan untuk mengidentifikasi sumber api maupun faktor pemicu ledakan secara ilmiah.

“Kami melibatkan tim labfor agar penyelidikan lebih komprehensif, sehingga bisa diketahui secara pasti penyebab kebakaran dan ledakan tersebut,” kata dia.

Saat ini, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung. Petugas juga terus mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi guna memperkuat penyelidikan.

“Keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi juga kami kumpulkan untuk mendukung proses penyelidikan,” tambahnya.

Baca Juga: Tak Ada Korban Jiwa, Pemkot Bekasi Pastikan Seluruh Korban Kebakaran Ditangani Gratis

Dampak kebakaran tidak hanya terbatas di area SPBE, tetapi juga merusak sejumlah bangunan milik warga, seperti rumah, kontrakan, toko, warung, hingga gudang rongsokan, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi dari sedang hingga berat.

Meski kerusakan cukup luas, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan.

“Hasil dari labfor nanti akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kejadian ini,” tutupnya.***