POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Kamera CCTV merekam aktivitas terakhir salah seorang korban pembunuhan di Kaveling Nusantara, Kelurahan Harapanjaya, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu, 26 Februari 2023.

Heni Purwaningsih, 47 tahun, yang mengenakan gamis berwarna biru tampak keluar dari rumah di Jalan Nusantara Raya Dalam IV nomor 2, RT 11 RW 22, tersebut.

Heni keluar dari rumah dan ke arah jalan besar mencari warung terdekat pada sekira 17.37 WIB.

Dia membeli kopi ke warung tersebut. Sementara di rumah Yusi Purawati, 48 tahun, bersama dengan Permana Kusuma, 50 tahun, di rumah itu.

BACA JUGA: Terbongkar, Ini Motif Pembunuhan 2 Wanita yang Dicor Semen

Diduga saat itulah Permana mengeksekusi Yusi. Dan diduga, Heni dieksekusi setelah itu. Karena, setelah Heni masuk rumah itu pukul 17.41 WIB, dia tidak pernah terlihat lagi.

"Kalau bicara waktu, itu (Minggu) 17.10 WIB, tiga orang datang ke rumah Permana," tutur Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna, Rabu, 8 Maret 2023.

"Dugaan kami, waktu (Heni) beli kopi, korban atas nama Yusi diekeskusi pelaku," tutur dia.

Pada pukul 19.00 WIB, kata Erna, Permana sempat meminta maaf kepada keponakannya.

"Dia ngomong (keluarganya, Red) minta dijagain. Itu kayak perpisahan," jelas Erna.

Mobil material baru datang ke rumah itu sekira pada Senin, 27 Februari 2023, pukul 08.42 WIB.

BACA JUGA: 5 Fakta Kasus Pembunuhan di Bekasi, 2 Korban Dicor Semen

Polisi menduga kedua korban dikubur tak lama setelah mobil itu mengantar bahan material berupa kerikil, pasir, dan semen.

Tak lama mobil material datang, Permana tampak membuang 2 pasang sendal dan potongan celana salah seorang korban.

Suami korban datang ke rumah itu pada puku 16.00-an WIB. Suami korban tidak sendiri, tapi bersama polisi dan tetangga sekitar.

Saat itu Permana diduga masih hidup. Tapi, saat warga berusaha masuk ke rumah itu lantaran tak kunjung ada jawaban dari penghini, diduga pelaku panik.

Karena, saat warga berhasil masuk ke rumah sudah menemukan Permana tergeletak bersimbah darah. Dia pun langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi tapi meninggal di perjalanan.

"Kalau bicara waktu, itu (Minggu) 17.10 WIB, tiga orang datang ke rumah Permana," demikian kata Erna. (Adika F Utomo)