BEKASI.POJOKSATU.id - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai gol bunuh diri yang membuat timnya kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya terjadi akibat kurangnya komunikasi antarpemain. Ia memastikan kesalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi menjelang pertandingan berikutnya.
Satu-satunya gol dalam laga yang berlangsung Minggu, 26 Juli 2026, tercipta pada menit ke-64 ketika bek Persija, Pankov, melakukan gol bunuh diri setelah terjadi miskomunikasi dengan kiper Aqil Savik.
Menurut Shin, situasi itu tidak lepas dari belum lamanya kedua pemain tampil bersama sehingga chemistry di lini belakang masih perlu dibangun.
Baca Juga: Persija Klarifikasi Sanksi KFA untuk Shin Tae-yong, Tegaskan Tak Ganggu Persiapan Musim Baru
"Gol bunuh diri itu kemungkinan terjadi karena kurangnya komunikasi antara Aqil Savik dan Pankov. Keduanya juga belum lama bermain bersama, sehingga mungkin masih membutuhkan waktu untuk membangun pemahaman," ujar Shin.
Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut mengaku telah memberikan dukungan moral kepada kedua pemain agar tidak larut dalam kesalahan.
"Saya sudah menyampaikan kepada mereka agar tidak terlalu memikirkan kesalahan tersebut dan fokus untuk bermain lebih baik ke depannya. Kesalahan seperti ini tentu tidak boleh terulang, tetapi saya yakin hal itu bisa diperbaiki," katanya.
Shin juga meminta Pankov dan Aqil Savik tetap menjaga kepercayaan diri karena kompetisi masih panjang.
"Kepada Pankov saya juga mengatakan agar tidak berkecil hati dan tetap percaya diri. Begitu juga dengan Aqil. Mereka harus tetap semangat karena masih banyak pertandingan ke depan," ucapnya.
Baca Juga: Penerima Beasiswa BANPIN 2025 Bagikan Pengalaman, Bantuan Pendidikan Dinilai Ringankan Biaya Kuliah
Selain membahas gol bunuh diri, Shin turut menanggapi gol Persija yang dianulir wasit pada penghujung pertandingan. Ia memilih menghormati keputusan perangkat pertandingan meski belum dapat memberikan penilaian pasti.
"Saya menghormati keputusan wasit. Saya percaya wasit dan asisten wasit telah mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat di lapangan," ujarnya.
Meski demikian, Shin mengatakan akan mempelajari kembali tayangan ulang pertandingan sebelum memberikan evaluasi lebih lanjut terkait keputusan tersebut.
"Namun saya perlu melihat kembali rekaman pertandingan setelah kembali ke hotel. Setelah menonton tayangan ulang, mungkin saya bisa memberikan penilaian yang lebih jelas mengenai situasi tersebut," tutupnya.
Baca Juga: Witan Sulaeman Tegaskan Persija Siap Hadapi Persebaya Meski Program Pramusim Berubah
Sementara itu, pemain Persija Rio Fahmi mengakui timnya masih berada dalam tahap awal persiapan. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan alasan atas kekalahan, sekaligus optimistis Persija akan tampil lebih baik pada laga-laga berikutnya.
"Tentunya ini bukan pertandingan yang mudah bagi kami. Kami baru berlatih sekitar satu sampai dua minggu dan belum memiliki persiapan yang benar-benar matang. Namun ini bukan alasan. Saya percaya tim ini ke depannya bisa melangkah lebih jauh dan menjadi lebih baik lagi," kata Rio Fahmi.***




