BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mengakselerasi penataan transportasi dan keselamatan publik. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam peninjauan lapangan dua proyek strategis, yaitu Jembatan Kemang Pratama dan rencana Flyover Bulak Kapal, Jumat, 30 Oktober 2026.
Tri Adhianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Kemenko Infrastruktur terhadap percepatan pembangunan di Kota Bekasi.
“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas warga,” ujar Tri Adhianto.
Dalam pembagian porsi anggaran, Pemkot Bekasi mengalokasikan sekitar Rp126 miliar untuk pembebasan lahan, sedangkan konstruksi fisik sebesar Rp186 miliar didukung oleh pusat. Dari 76 bidang tanah yang dibutuhkan, 40 bidang telah rampung dan 36 bidang sisanya ditargetkan tuntas pada November 2026.
Konstruksi flyover sepanjang 500 meter ini dijadwalkan mulai pengerjaannya pada awal November 2026 lewat penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK), dengan durasi pengerjaan 16 bulan hingga triwulan pertama 2028.
“Untuk pembebasan lahan, kami terus melakukan koordinasi dan percepatan bersama seluruh pihak terkait. Kami berharap seluruh proses dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan fisik Flyover Bulak Kapal dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan,” tambah Tri Adhianto.
Tri menegaskan bahwa keberadaan flyover ini akan menjadi solusi permanen atas persoalan kemacetan kronis dan potensi bahaya di perlintasan sebidang.
“Harapan kami, pembangunan ini nantinya tidak hanya memperlancar arus lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ini merupakan kebutuhan bersama yang harus kita kawal agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Kota Bekasi,” tutupnya.





