BEKASI.POJOKSATU.ID - Aparat Kepolisian dari Polsek Rawalumbu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan jasad seorang pria di pinggir jalan wilayah Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu 4 Februari 2026 pagi.
Penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengecekan tempat kejadian perkara hingga evakuasi jenazah ke rumah sakit.
Kasi Humas Polsek Rawalumbu, Aiptu Kuwati Asih, mengatakan laporan pertama diterima dari masyarakat yang menemukan seorang laki-laki tergeletak di badan jalan dalam kondisi tidak bernyawa.
Baca Juga: Aroma Menyengat dari RDF Rorotan Bikin Warga Bekasi Cemas akan Kesehatan
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas SPKT dan piket fungsi Polsek Rawalumbu segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar Kuwati Asih.
Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan area dan meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar tempat kejadian.
Baca Juga: Sudah 1 Bulan Kebanjiran, Warga Bekasi Bertahan Hidup dengan Perahu
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan informasi dari warga, korban diketahui berinisial HIA (18).
Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di badan jalan sebelum akhirnya dipindahkan warga ke pinggir jalan demi alasan keselamatan.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas setempat untuk memastikan kondisi korban.
Baca Juga: Genjot Pendapatan Daerah, Tirta Bhagasasi Tinjau Ulang Kerja Sama Bisnis
Setelah dilakukan pemeriksaan, tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kuwati Asih.
Ia menambahkan, selama proses pemeriksaan awal di TKP, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai standar operasional prosedur untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
“Dari hasil pengecekan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit. Namun demikian, Kepolisian tetap melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur,” tegasnya.
Baca Juga: Potongan Mirip Uang Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPS Liar Setu, Publik Bertanya-tanya
Selain mengevakuasi jenazah, polisi juga langsung menghubungi pihak keluarga korban untuk menyampaikan informasi dan melakukan koordinasi lanjutan.
Kuwati Asih menegaskan, keterbukaan informasi kepada keluarga menjadi bagian penting dari penanganan kasus tersebut.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum tentu benar terkait peristiwa ini.
Proses penanganan, kata dia, sepenuhnya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami telah menghubungi pihak keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta mempercayakan penanganan peristiwa ini kepada Kepolisian,” pungkasnya.***




