BEKASI.POJOKSATU.ID - Penyerahan tongkat komando dalam apel luar biasa purna tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi menjadi simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di tubuh Disdamkarmat.

Momentum tersebut tidak hanya menandai berakhirnya masa jabatan Abi Hurairah, tetapi juga menjadi titik penting proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Upacara yang berlangsung di halaman Markas Komando Disdamkarmat Kota Bekasi itu dihadiri seluruh jajaran pegawai, pejabat struktural, serta anggota pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Baca Juga: Banjir Bekasi Meluas, Baznas Turun di 50 Titik Salurkan Ratusan Juta Bantuan

Suasana haru berpadu dengan optimisme, seiring harapan besar terhadap kepemimpinan selanjutnya yang akan melanjutkan estafet pengabdian.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa serah terima tongkat komando merupakan bagian dari siklus organisasi yang sehat.

Ia menekankan pentingnya regenerasi agar institusi tetap adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan ke depan.

Baca Juga: Gotong Royong Tanpa Henti, Relawan dan Warga Temukan IRT Hilang di Danau

“Tongkat komando ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah besar yang harus dijaga. Regenerasi adalah keniscayaan agar organisasi terus tumbuh dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Abdul Harris.

Ia berharap, nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi yang telah ditanamkan oleh Abi Hurairah dapat diteruskan oleh pimpinan berikutnya.

Menurutnya, keberlanjutan kepemimpinan yang kuat akan sangat menentukan kualitas pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan di Kota Bekasi.

Baca Juga: Banjir Bekasi Masih Menggenang, Ini Desa-desa yang Paling Terdampak

Dalam momen tersebut, Abi Hurairah secara simbolis menyerahkan tongkat komando sebagai tanda kepercayaan dan kesiapan institusi memasuki fase baru.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Disdamkarmat Kota Bekasi memiliki sumber daya manusia yang solid dan siap melanjutkan pengabdian.

“Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar. Saya percaya, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, Disdamkarmat Bekasi akan terus maju dan semakin profesional,” ujar Abi Hurairah.

Ia juga berpesan agar pimpinan selanjutnya tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap pengambilan keputusan.

Menurutnya, tugas pemadam kebakaran dan penyelamatan bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi misi kemanusiaan yang menuntut empati dan keikhlasan.

Baca Juga: Tenda Pengungsian dan Dapur Umum Disiapkan, Pemkot Bekasi Pastikan Bantuan Merata Untuk Korban Banjir

“Jagalah semangat pengabdian ini. Tongkat komando boleh berpindah, tetapi nilai dan komitmen untuk melayani masyarakat harus tetap sama,” katanya.

Penyerahan tongkat komando tersebut disambut tepuk tangan seluruh peserta apel, menandai dukungan penuh terhadap proses regenerasi.

Momentum ini diharapkan menjadi awal penguatan institusi, sekaligus memastikan bahwa Disdamkarmat Kota Bekasi terus hadir sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan keselamatan masyarakat.***