BEKASI.POJOKSATU.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menggandeng ratusan siswa SMP dari berbagai sekolah untuk berpartisipasi dalam aksi bersih lingkungan di Taman Hutan Kota Bekasi pada Selasa pagi, 25 November 2025.

Kegiatan berlangsung di ruang hijau yang selama ini menjadi ikon kebanggaan warga sekaligus kawasan yang mendukung aktivitas olahraga dan rekreasi di tengah kota.

Dalam keterangannya, Tri menilai aksi ini menjadi bagian penting dari pembelajaran di luar kelas, terutama dalam membangun interaksi sosial secara langsung di era digital yang cenderung mengalihkan komunikasi ke ranah daring.

Baca Juga: Tri Adhianto Hidupkan Kembali Perkemahan Pelajar di Taman Hutan Kota Bekasi, Perjusami Dijadwalkan Rutin

Menurutnya, siswa tidak hanya diajak peduli lingkungan, tetapi juga didorong mendapatkan manfaat kesehatan dari aktivitas luar ruang, termasuk paparan matahari pagi sebagai sumber alami vitamin D.

“Belajar tidak harus selalu di kelas. Ini juga bagian praktik bagi siswa untuk berinteraksi antarteman dan sekaligus mendapatkan manfaat sinar matahari,” kata Tri di lokasi kegiatan.

Lebih lanjut, Tri menargetkan inisiatif ini akan dilaksanakan secara konsisten setiap pekan dan dijadikan agenda rutin bertajuk Jumat Bersih di Taman Hutan Kota.

Ia berharap kegiatan ini dapat mempertemukan pelajar lintas sekolah sehingga menjadi ruang memperluas pertemanan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kebiasaan positif berbasis pengalaman langsung bersama alam.

Tri menegaskan bahwa Hutan Kota memiliki peran strategis sebagai paru-paru bumi dan ruang publik yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, aksi bersih-bersih ini diklaim bukan hanya tentang kegiatan menyapu atau memungut sampah semata, melainkan juga membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas umum.

Baca Juga: 8 Remaja Kelompok Enjoy Warmih Diamankan Polisi, Cegah Aksi Tawuran di Bekasi

“Hutan Kota ini adalah ruang hijau yang nyaman, fungsinya besar sebagai paru bumi. Karena itu, kita rawat dan jaga bersama demi manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk melihat program ini sebagai langkah edukatif yang menumbuhkan karakter tanggap lingkungan pada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, pelajar diajak belajar kolaborasi, melatih disiplin, serta memahami bahwa merawat ruang publik merupakan kebutuhan bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

Dengan inisiatif tersebut, Pemkot Bekasi berharap Taman Hutan Kota tetap menjadi ruang sehat, ramah aktivitas fisik, dan menjadi pusat interaksi positif antarwarga, terutama bagi kalangan pelajar, dalam membentuk gaya hidup peduli alam dan kekompakan di kehidupan sosial sehari-hari.***