BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong generasi muda di Kota Bekasi agar siap menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Tidak hanya peluang kerja di dalam negeri, Pemerintah Kota Bekasi juga membuka kesempatan kerja sama strategis dengan pihak luar negeri untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda.

Hal itu disampaikan Tri Adhianto saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Kamis 16 April 2026.

Menurut Tri, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga: Ruas Cikarang Selatan dan Serang Baru Berpotensi Semrawut, Polisi Imbau Warga Cari Jalan Alternatif

Anak muda Bekasi harus dibekali keterampilan, pendidikan, dan kesiapan mental agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

“Kita harus mampu memfasilitasi dan memotivasi generasi muda agar memiliki keterampilan dan kesiapan kerja. Peluang kerja sama, termasuk dengan pihak luar negeri, harus dimanfaatkan secara optimal,” ujar Tri Adhianto, dikutip dari laman resmi Pemkot Bekasi, 17 April 2026.

Ia menilai, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas penting pembangunan Kota Bekasi ke depan.

Sebab, kota penyangga Jakarta seperti Bekasi memiliki posisi strategis dengan jumlah penduduk usia produktif yang besar.

Baca Juga: Tri Adhianto Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Musrenbang RKPD 2027

Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong pelatihan vokasi, penguatan kompetensi, serta koneksi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan tenaga kerja siap pakai.

Selain itu, Tri juga meminta perguruan tinggi mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Kampus diharapkan tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghasilkan inovasi dan riset yang aplikatif bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan modern.

Dengan kerja sama yang kuat, generasi muda Bekasi akan memiliki akses lebih luas terhadap peluang kerja berkualitas.

“Pembangunan harus direncanakan secara matang dan berorientasi pada outcome, bukan sekadar output. Kolaborasi dan sinergi harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Bahaya Mengintai di Bekasi Timur, Gapura Rapuh Akhirnya Dibongkar Demi Keselamatan

Musrenbang RKPD 2027 sendiri menjadi forum penting dalam merancang arah pembangunan Kota Bekasi.

Salah satu fokus utamanya adalah menciptakan masyarakat produktif dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas tenaga kerja muda.

Dengan dorongan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja baru melalui kewirausahaan, inovasi, dan penguasaan teknologi.

Langkah tersebut dinilai penting agar Bekasi mampu menjadi kota modern yang ditopang sumber daya manusia unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.***