BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menentukan arah pembangunan Kota Bekasi ke depan.
Hal itu disampaikannya saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 di Aula Nonon Sonthanie, Kamis 16 April 2026.
Menurut Tri, tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah.
Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, legislatif, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Baca Juga: Orangtua Siswi SMAN 2 Kota Bekasi Tolak Permintaan Rp200 Juta dalam Kasus Dugaan Perundungan
“Pembangunan harus direncanakan secara matang dan berorientasi pada outcome, bukan sekadar output. Kolaborasi dan sinergi harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Tri Adhianto, dikutip dari laman resmi Pemkot Bekasi, 17 April 2026.
Ia mencontohkan persoalan banjir yang masih menjadi tantangan serius di Kota Bekasi.
Menurutnya, penanganan banjir tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan dan kawasan bantaran sungai.
“Permasalahan seperti banjir membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya dalam menjaga dan menata lingkungan di bantaran sungai. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah juga terus diperkuat dalam penanganannya,” ungkapnya.
Baca Juga: Ruas Cikarang Selatan dan Serang Baru Berpotensi Semrawut, Polisi Imbau Warga Cari Jalan Alternatif
Selain isu lingkungan, Tri juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembukaan lapangan kerja baru.
Menurutnya, Bekasi sebagai kota penyangga Jakarta harus mampu bergerak cepat dan adaptif menghadapi perubahan zaman.
Ia juga mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan melalui riset dan inovasi yang dapat diterapkan langsung untuk kebutuhan masyarakat.
Dunia usaha pun diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
“Kita harus mampu memfasilitasi dan memotivasi generasi muda agar memiliki keterampilan dan kesiapan kerja. Peluang kerja sama, termasuk dengan pihak luar negeri, harus dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.
Musrenbang RKPD 2027 menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, serta usulan pembangunan.
Forum ini diharapkan melahirkan program prioritas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bekasi.
Baca Juga: Tri Adhianto Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Musrenbang RKPD 2027
Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan, mengatakan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan terintegrasi.
“Melalui forum ini diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Kota Bekasi optimistis pembangunan tahun 2027 akan lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.***




