BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi seorang perempuan berbaju biru yang mengamuk dan berteriak-teriak di area Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Insiden yang terjadi di dekat fasilitas eskalator pada Rabu sore, 21 Oktober 2026 tersebut sempat memicu kegaduhan di tengah padatnya penumpang jam kerja.
Menanggapi video viral tersebut, manajemen KAI Commuter mengonfirmasi bahwa penanganan cepat telah dilakukan oleh jajaran petugas di lapangan demi menjaga ketertiban serta kenyamanan para pengguna jasa Commuter Line.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima oleh Petugas Keamanan Stasiun (PKD) yang bersiaga di peron 1 dan 2 sekitar pukul 17.40 WIB. Petugas PKD bersama Passenger Service langsung bergegas menuju titik lokasi untuk menenangkan keadaan.
Namun, saat hendak dimediasi, perempuan tersebut justru menunjukkan gestur tidak kooperatif dan melontarkan kalimat-kalimat kasar kepada petugas maupun calon penumpang lain di sekitar peron.
"Setelah dilakukan penanganan, pada pukul 17.50 WIB petugas mengarahkan orang tersebut keluar dari area stasiun melalui pintu selatan yang mengarah ke Jalan Ir. H. Juanda," terang Leza Arlan, Jumat, 23 Oktober 2026.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa KRL untuk senantiasa menjaga ketertiban umum dan tak ragu melapor kepada petugas stasiun terdekat jika menemukan potensi gangguan keamanan dan kenyamanan selama beraktivitas di area stasiun.




