BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengimbau para sopir angkutan kota (angkot) agar tidak merasa khawatir dengan kehadiran bus Trans Bekasi Keren (Beken) yang mulai beroperasi di wilayah Kota Bekasi.

Trans Beken diketahui akan melayani rute dari Terminal Induk Bekasi hingga Harapan Indah sebagai bagian dari penguatan transportasi publik di kota tersebut.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan bahwa kehadiran moda transportasi baru ini tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran berlebihan oleh para sopir angkot.

“Itu bagian dari proses demokrasi. Mari kita sikapi dengan baik. Intinya ini karena ada kekhawatiran soal rezeki. Padahal rezeki itu sudah ada yang mengatur,” ujar Tri kepada awak media, Rabu,  11 Februari 2026.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Akui Ada Benturan Trayek Trans Beken dan Angkot

Menurut Tri, operasional Trans Beken tidak otomatis mengurangi jumlah penumpang angkot. Sebaliknya, layanan tersebut justru berpotensi menarik pengguna baru transportasi umum.

Ia menjelaskan, penumpang yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi lain dengan biaya lebih tinggi berpeluang beralih ke transportasi umum.

Baca Juga: Ancaman TPPO Mengintai, Disnaker Bekasi Tekankan Prosedur Resmi Kerja ke Luar Negeri

“Yang ada itu lebih ke rasa khawatir berkurangnya penumpang. Padahal justru ini berpotensi menumbuhkan penumpang baru, terutama yang beralih dari kendaraan pribadi atau dari transportasi lain seperti ojek online,” ucapnya.

Tri juga memastikan Pemkot Bekasi akan melakukan sosialisasi kepada para sopir angkot terkait operasional Trans Beken agar seluruh moda transportasi dapat berjalan berdampingan.

“Pemerintah itu tugasnya menyiapkan ‘menu’. Ibarat di pasar, sama-sama jual cabai, tapi menunya beda. Ada menu Trans Patriot, ada menu angkot. Tinggal bagaimana semuanya bisa bersinergi dan berjalan bersama,” tutup dia.***