BEKASI.POJOKSATU.id - Seusai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Jami Nurul Ittihad, Aren Jaya, Bekasi Timur, pada Jumat, 11 September 2026, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memaparkan serangkaian agenda strategis terkait tata ruang dan pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi.

Sejumlah fokus utama yang dibahas mencakup proyek akses jalan, peremajaan kawasan Pasar Baru, serta program pemindahan kabel udara ke bawah tanah (ducting).

Dalam keterangannya, Tri mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan untuk proyek flyover Bulak Kapal telah rampung dengan menyerap anggaran sekitar Rp120 miliar. Konstruksi fisik untuk penyeberangan tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.

Di samping itu, Pemkot Bekasi terus menggenjot revitalisasi kawasan Pasar Baru. Para pedagang yang semula berjualan di luar area pasar ditata kembali untuk menempati bagian dalam bangunan maupun area rooftop yang sudah diperbaiki.

Pemkot juga melengkapi fasilitas penunjang seperti pemasangan awning di area atap dan merancang penyediaan lift demi memudahkan mobilitas pengunjung. Akses Jalan Prof. Moh. Yamin di sekitar area pasar pun bakal segera diaspal agar lingkungan perniagaan menjadi lebih bersih, teratur, dan nyaman.

Baca Juga: Polres Metro Bekasi Petakan 27 Titik Rawan Gesekan Suporter Persija-Persib

“Apa yang kita usahakan dan rencanakan ini pada akhirnya harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kita ingin pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi benar-benar memberikan kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat,” kata Tri.

Selain persoalan jalan dan pasar, pembenahan jaringan telekomunikasi turut menjadi agenda prioritas. Dalam tenggat dua pekan ke depan, proyek ducting kabel bawah tanah akan direalisasikan di kawasan Perumnas 3. Program penataan ini diproyeksikan membuat area Perumnas 3 dari bagian depan hingga belakang lebih estetis dan terbebas dari jeratan kabel udara yang semrawut.

Pemkot Bekasi menargetkan pembersihan kabel udara ini dapat dilakukan secara bertahap di seluruh penjuru kota dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

“Kita ingin secara bertahap seluruh wilayah Kota Bekasi lebih tertata. Targetnya tiga tahun ke depan kabel-kabel yang semrawut bisa kita benahi, sehingga kota menjadi lebih aman, nyaman, dan memiliki wajah yang lebih baik,” ujar Tri menambahkan.

Baca Juga: Gandeng Bea Cukai hingga BIN, Satpol PP Kota Bekasi Siap Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Guna mewujudkan seluruh target tersebut, Tri meminta peran aktif dan sinergi dari seluruh elemen warga. Pihaknya berharap doa serta dukungan masyarakat terus mengalir agar setiap program pembangunan di Kota Bekasi dapat tuntas lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif secara luas.***