BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi mulai mematangkan rencana pembangunan jalur alternatif baru yang akan dibangun sejajar dengan Jalan Mukhtar Tabrani.
Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.
Rencana itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meninjau lokasi yang akan ditata. Menurutnya, jalan baru tersebut nantinya akan menjadi jalur pendukung yang terintegrasi dengan Jalan Mukhtar Tabrani.
"Mudah-mudahan kita akan menginisiasi menjadi jalan sejajar dengan Mukhtar Tabrani. Jadi nanti ini bisa menjadi Mukhtar Tabrani 2," ujar Tri Adhianto, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga: Uji Emisi Gratis di Bekasi Sambut HUT RI ke-81, Dishub: Mayoritas Kendaraan Lulus Pemeriksaan
Ia menjelaskan, keberadaan jalur alternatif tersebut membuka peluang diterapkannya sistem lalu lintas satu arah (one way) di Jalan Mukhtar Tabrani. Dengan pola itu, arus kendaraan diharapkan menjadi lebih lancar dan titik-titik kemacetan dapat diminimalkan.
"Ke depannya konseptualnya saya rasa bisa menjadi one way di Mukhtar Tabrani. Sehingga yang hari ini selalu terjadi kemacetan, nanti bisa kita urai," katanya.
Selain memperbaiki kelancaran lalu lintas, pembangunan jalan baru diyakini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Bekasi. Akses yang lebih baik diharapkan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.
Tri Adhianto juga mengapresiasi warga yang mendukung rencana pembangunan tersebut, terutama terkait penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk kepentingan umum.
Baca Juga: Penataan Pasar Baru Bekasi Dikebut, Tri Adhianto Targetkan Area Basement Rapi dalam Dua Pekan
"Terima kasih buat masyarakat yang juga cukup sadar bahwa memang hari ini negara, masyarakat, membutuhkan tanah yang ada. Sehingga relatif pembongkaran pun akan segera kita lakukan. Pembangunan jalan pun segera akan dikerjakan," tegasnya.
Pemkot Bekasi berharap proyek ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, baik dalam mengurangi kemacetan maupun meningkatkan kualitas transportasi di wilayah tersebut.***




