BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari asap rokok. Hal ini tercermin dalam peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang dirangkaikan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani menuju kawasan Summarecon, Minggu pagi, 22 Juni 2025.

Acara yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama sejumlah pejabat daerah lainnya. Dalam kegiatan itu, dilakukan pula pelantikan Tim Pengawas Penyelenggaraan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang menjadi bagian penting dalam penguatan regulasi kawasan bebas asap rokok di Kota Bekasi.

“Peringatan Hari Tanpa Tembakau ini jangan hanya jadi seremoni semata, tapi momentum untuk merubah pola hidup menjadi lebih sehat, terutama bagi generasi muda kita,” ujar Tri dalam sambutannya di tengah ribuan warga yang mengikuti CFD.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Marah dan Menangis: Anak Aniaya Ibu Kandung, Pemkot Turun Tangan

Tri juga menekankan bahwa komitmen Pemerintah Kota Bekasi tidak berhenti pada kampanye, melainkan diarahkan pada penyediaan lebih banyak ruang terbuka dan ruang interaksi publik yang menunjang gaya hidup aktif dan sehat.

“Komitmen kami jelas, yakni memperbanyak ruang-ruang terbuka dan ruang interaksi publik sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari asap rokok,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri oleh istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala OPD terkait. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mengimplementasikan kawasan tanpa rokok (KTR) secara menyeluruh.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Ancam Tindak Tegas ASN yang Gunakan Joki Absensi

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Upaya ini menjadi bagian dari langkah jangka panjang menciptakan masa depan Kota Bekasi yang lebih bersih, sehat, dan produktif.***