BEKASI.POJOKSATU.ID - Aksi solidaritas ditunjukkan warga RT 01 RW 01 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, setelah sebuah rumah milik warga ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.
Warga setempat bahu-membahu membantu korban agar tetap bisa bertahan di tengah kondisi rumah yang rusak.
Rumah milik Marojohan yang dihuni bersama istri dan dua anaknya mengalami kerusakan cukup parah setelah sebagian tembok roboh diterjang cuaca ekstrem.
Meski demikian, keluarga tersebut masih bertahan di rumah sambil menunggu perbaikan.
Baca Juga: Petugas Damkar Kesulitan Jangkau Titik Api Pabrik Kaos Kaki Medansatria, Bangunan 2 Lantai Ambruk
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar langsung bergerak memberikan bantuan.
Mulai dari memberikan donasi, membantu membersihkan puing-puing, hingga melakukan penanganan sementara agar rumah masih dapat ditempati.
Aksi gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.
Kebersamaan yang terjalin membuat beban korban terasa lebih ringan.
Baca Juga: Pabrik Kaos Kaki di Medasatria Bekasi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai Dua
Plt Lurah Jatisari, Muhidin Asegaf, mengatakan pihaknya juga telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta menyalurkan bantuan awal.
“Begitu dapat informasi, kami langsung cek ke rumah Pak Marojohan. Kondisinya memang tembok sudah ambruk,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, Selasa 24 Maret 2026.
Ia mengapresiasi langkah cepat warga yang turut membantu korban secara sukarela.
Menurutnya, solidaritas seperti ini menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masyarakat.
“Warga sekitar turut membantu, mulai dari donasi hingga penanganan sementara agar rumah masih bisa ditempati,” katanya.
Selain bantuan dari warga, pihak kelurahan juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi perbaikan rumah tersebut.
Upaya ini dilakukan agar keluarga korban dapat segera kembali tinggal dengan aman dan nyaman.
Muhidin menambahkan bahwa bantuan darurat telah mulai disalurkan, meskipun masih bersifat sementara.
Baca Juga: Arus Balik Memuncak, Volume Kendaraan ke Jakarta di Tol MBZ Naik 202 Persen
Ia berharap proses perbaikan rumah dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kami juga berikan bantuan seadanya. Semoga perbaikan rumah bisa segera terealisasi,” tandasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas di tengah masyarakat. Di saat musibah datang, kepedulian dan kebersamaan warga terbukti mampu menjadi kekuatan utama dalam membantu sesama.
Dengan adanya gotong royong tersebut, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.***




