BEKASI.POJOKSATU.ID - Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, memastikan kebijakan Work From Home bagi Aparatur Sipil Negara yang diterapkan setiap Rabu tidak akan mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran di Kecamatan Bekasi Selatan telah siap menjalankan kebijakan tersebut dengan tetap mengutamakan kualitas pelayanan.

Menurutnya, sistem kerja dari rumah tidak akan menjadi hambatan selama manajemen dan komitmen aparatur tetap terjaga.

“Yang jelas kalau nanti itu diberlakukan, kita akan persiapkan personel dengan tidak mengurangi mutu dan kualitas pelayanan,” ujar Karya, Rabu 1 April 2026.

Baca Juga: Pertamina JBB Pastikan Pengiriman Pertalite dan Pertamax di Cilegon Berjalan Normal

Karya menjelaskan, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama meskipun sebagian ASN tidak bekerja langsung dari kantor.

Ia memastikan bahwa masyarakat tetap akan mendapatkan layanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Walaupun sumbernya pegawainya terbatas, tapi mereka kan bekerja dari rumah masing-masing. Jadi pelayanan tetap kita penuhi sesuai dengan harapan masyarakat. Saya jamin itu tidak akan terganggu,” ucapnya.

Ia juga menilai bahwa kemajuan teknologi dan sistem kerja yang lebih fleksibel justru dapat mendukung efektivitas pelayanan, selama dimanfaatkan dengan baik oleh aparatur.

Baca Juga: ASN Bekasi Selatan Wajib Maksimal Meski WFH, Camat Karya Sukmajaya Tegaskan Pelayanan Tak Boleh Kendur

Menurutnya, koordinasi antarpegawai tetap akan berjalan meski dilakukan secara jarak jauh.

Hal ini diyakini mampu menjaga ritme kerja dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa kendala berarti.

Lebih lanjut, Karya menekankan bahwa seluruh ASN harus tetap menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugasnya, baik bekerja di kantor maupun dari rumah.

Ia tidak ingin kebijakan WFH disalahartikan sebagai bentuk kelonggaran dalam bekerja.

“Kalau nanti WFH itu diberlakukan, kita harus berkomitmen terhadap tugas kita, yang jelas kita berikan pelayanan secara maksimal untuk masyarakat Bekasi Selatan,” tegasnya.

Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Kecamatan Bekasi Selatan optimistis kebijakan WFH dapat berjalan seimbang antara kebutuhan internal aparatur dan pelayanan kepada masyarakat.

Karya pun memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan selama kebijakan tersebut berlangsung.***