BEKASI.POJOKSATU.id – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Wildan Fathurrahman, menekankan pentingnya edukasi sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi penerus dari penyimpangan perilaku sosial-seksual.

Menurut Wildan, kurangnya informasi dan pemahaman di masyarakat menjadi salah satu faktor yang dapat memicu munculnya berbagai bentuk penyimpangan, sehingga edukasi perlu diperkuat sejak dini.

“Sementara ini kan boleh jadi banyak penyimpangan yang terjadi ini di antaranya juga karena minimnya informasi, ketidaktahuan, terutama di kalangan generasi penerus kita,” katanya.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Dorong Sosialisasi Raperda Penyimpangan Perilaku Sosial-Seksual Lebih Komprehensif

Ia menjelaskan, perlindungan terhadap generasi muda tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui upaya mitigasi dan pemberian informasi yang benar.

Wildan optimistis, jika edukasi dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat akan memiliki pemahaman yang lebih baik sehingga potensi terjadinya penyimpangan dapat diminimalkan.

“Kalau generasi penerus kita bisa kita mitigasi, kita jaga, saya yakin masa depan kita akan lebih aman,” ucapnya.

Ia berharap pembahasan Raperda penyimpangan perilaku sosial-seksual segera selesai agar dapat menjadi landasan dalam memperkuat edukasi, sosialisasi, dan perlindungan bagi generasi muda di Kota Bekasi.

Wildan juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengawal proses pembahasan Raperda tersebut sehingga tujuan menjaga generasi penerus dapat tercapai secara maksimal.***