BEKASI.POJOKSATU.id - Ratusan orang diduga menjadi korban penipuan bermodus arisan dan investasi di Kabupaten Bekasi. Total kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Vega alias MG diduga menjadi orang di balik bisnis ini. Dia diduga menjalankan skema penipuan dengan dalih arisan dan investasi kepada ratusan peserta.

Salah satu korban, Sakinah Aulia Rahmah (24 tahun), menjelaskan sistem yang dijalankan pelaku sempat berjalan lancar selama lima tahun.

"Selama ini Vega lancar-lancar saja. Kalau ada yang dapat giliran, langsung ditransfer. Bahkan dari modal Rp30 juta bisa dapat Rp50 juta. Jadi saya ikut terus karena kelihatannya aman," ujar Sakinah, Minggu, 13 April 2025.

Baca Juga: Pelaku Pemukulan Sekuriti RS Mitra Keluarga Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Namun pada Maret 2025, Vega yang diketahui sebagai pengelola arisan dan investasi itu mulai sulit dihubungi. Banyak peserta yang seharusnya menerima giliran justru tidak kunjung mendapatkan pembayaran.

"Harusnya saya terima Rp20 juta bulan ini, tapi dia cuma bilang banyak anggota kabur. Katanya mau kembalikan uang muka, tapi sampai sekarang nggak ada kabar," tegas Sakinah.

Ia mengaku, ada korban lain yang mengalami kerugian hingga lebih dari Rp1 miliar. Selain menyetor sejumlah uang untuk investasi, para korban juga diminta membayar biaya administrasi awal sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

"Kami semua sudah mendatangi rumahnya sesuai alamat KTP di Perumahan Telaga Pasir Raya, Sukasari, Serang Baru. Tapi rumah itu sudah kosong," tambahnya.

Baca Juga: Kasat Reskrim Jelaskan Kronologi Awal Kasus Pemukulan Sekuriti RS Mitra Keluarga Bekasi Barat

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan para korban.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran arisan dan investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.***