BEKASI.POJOKSATU.id - Hingga Rabu, 14 Mei 2025, pelaku kasus dugaan pelecehan seksual berkedok pengobatan alternatif di Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, masih belum tertangkap dan dinyatakan buron.
Meski demikian, warga setempat menyebut pelaku masih berada di sekitar lingkungannya. Sopiah, salah satu warga, mengungkapkan bahwa keberadaan istri pelaku masih terpantau pada Sabtu lalu di sekitar tempat tinggal mereka, yang tidak jauh dari lokasi praktik pengobatan alternatif.
“Hari Sabtu kemarin masih kelihatan istrinya,” kata Sopiah saat ditemui awak media.
Baca Juga: Ratusan Atribut Ormas Dicopot Petugas
Ia juga menambahkan bahwa pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Menurutnya, pelaku biasa berjualan ikan gabus di Pasar Kranggan pada pagi hari, sedangkan praktik pengobatannya dilakukan pada sore hingga malam hari.
“Lalu sore sampai malam dia buka pengobatan,” jelasnya.
Sopiah mengatakan banyak orang datang dari luar daerah untuk mengikuti pengobatan alternatif yang dijalankan pelaku. Hal ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas pelaku sudah berlangsung cukup lama dan melibatkan banyak korban.
Baca Juga: Pengakuan Para Korban Oknum Pemuka Agama di Pondokmelati, Jumlahnya Diperkirakan Belasan Orang
Warga berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku agar kasus ini bisa segera diproses secara hukum dan tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut di masyarakat.***




