BEKASI.POJOKSATU.ID - Warga Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang mengambang di aliran Kali Pacing, Sabtu 28 Maret 2026 sore.
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar yang melihat jasad bayi mengapung di aliran kali dekat Jalan Raya Pacing.
Kejadian itu sontak membuat geger masyarakat setempat yang berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Kedungwaringin, AKP Muhammad Trisno, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kematian Pria dalam Freezer di Bekasi, Warga Ungkap Sosok Korban
Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah mendapat laporan, kemudian memanggil tim identifikasi dari Polres dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit,” ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan tim kepolisian serta warga sekitar. Jasad bayi kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan dalam kondisi sudah membusuk. Selain itu, masih terdapat tali plasenta yang menempel pada tubuh bayi.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Mayat Bayi di Kedungwaringin, CCTV Disisir untuk Ungkap Pelaku
“Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan masih terdapat tali plasenta yang menempel sehingga diduga baru berusia beberapa hari,” kata Trisno.
Penemuan ini menimbulkan rasa prihatin sekaligus tanda tanya besar di kalangan warga.
Banyak yang tidak menyangka bahwa aliran sungai di wilayah tersebut menjadi lokasi ditemukannya jasad bayi.
Sejumlah warga yang berada di lokasi juga tampak berkumpul untuk menyaksikan proses evakuasi. Sebagian dari mereka mengaku kaget dan sedih atas kejadian tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian menduga jasad bayi tersebut tidak dibuang di lokasi penemuan, melainkan terbawa arus dari wilayah lain sebelum akhirnya ditemukan warga.
Meski demikian, kepastian terkait asal-usul bayi serta penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi dari tim medis.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran Semakin Deras, Jasa Marga Optimalkan Gardu Tol dan Buka Jalur Alternatif
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari warga sekitar untuk melengkapi informasi terkait kronologi penemuan tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut aspek kemanusiaan dan keselamatan bayi.
Polisi memastikan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang kejadian tersebut.***




