BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang pemilik toko material berinisial AFH (44 tahun) ditemukan meninggal dunia di dalam tokonya yang berada di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu siang, 27 Mei 2026.

Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri berinisial BF (19 tahun) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat tiba di lokasi, BF melihat rolling door toko sudah dalam keadaan terbuka.

Namun ketika masuk ke dalam toko, BF terkejut mendapati ayahnya sudah tergantung menggunakan tali tambang di area dapur toko.

Di lokasi yang sama, ibu korban berinisial S (40 tahun) juga ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Babelan, AKP Syafwardi, mengatakan setelah mengetahui kejadian tersebut BF langsung meminta bantuan warga sekitar.

Baca Juga: Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Tawuran Remaja di Kalimalang, Empat Orang Diringkus

“Saat dicek, S masih bernapas. BF kemudian meminta bantuan warga untuk segera mengevakuasi ibunya ke RS Ananda Babelan,” ujar Syafwardi, Kamis, 28 Mei 2026.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mendalami peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami tekanan ekonomi akibat persoalan utang pribadi dan pinjaman online.

“Dari ponsel korban juga ditemukan bukti adanya tekanan penagihan yang terus dialami korban dalam beberapa waktu terakhir,” ungkapnya.

Baca Juga: Balita 2 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Jatirangga, Polisi Selidiki Penyebab Kejadian

Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Metro Bekasi untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.***