BEKASI.POJOKSATU.id - Kasus kematian warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial S (66) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, masih terus diselidiki pihak kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga berasal dari benda tajam maupun benda tumpul.
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Kesimpulan penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi karena saat ini jenazah masih diperiksa secara medis,” ujar Wuryanti kepada wartawan, Jumat, 29 Mei 2026.
Baca Juga: WNA Asal Korea Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan di Tambun Selatan
Meski demikian, polisi memastikan terdapat banyak bekas trauma kekerasan pada tubuh korban yang menjadi fokus penyelidikan.
Menurutnya, luka tersebut diduga disebabkan oleh benturan benda tumpul maupun senjata tajam.
“Yang jelas ditemukan sejumlah bekas trauma kekerasan pada tubuh korban,” katanya.
Korban diketahui ditemukan meninggal dunia pada Rabu, 27 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh putrinya yang datang ke rumah tersebut.
Saat ditemukan, korban berada seorang diri di dalam rumah dengan kondisi tubuh bersimbah darah.
“Korban ditemukan sendiri di rumahnya dalam keadaan sudah meninggal dan terdapat banyak darah,” ungkapnya.
Saat ini kasus tersebut masih ditangani Polsek Tambun Selatan bersama Polres Metro Bekasi. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta karena korban merupakan warga negara asing.
Baca Juga: Pemilik Toko Material di Babelan Ditemukan Meninggal di Dalam Toko, Polisi Dalami Motif Kejadian
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kedutaan Korea Selatan di Jakarta terkait penanganan kasus ini,” jelas Wuryanti.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan apakah kematian korban berkaitan dengan tindak kriminal. Penyidik masih menunggu hasil autopsi dan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.***




