BEKASI.POJOKSATU.id – Seorang pemuda meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pembacokan dalam aksi tawuran di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 5 Juni 2026. Korban mengalami luka serius akibat senjata tajam hingga akhirnya meninggal dunia.
Polsek Tambun Selatan bergerak setelah menerima laporan kejadian tersebut. Lima orang yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah peristiwa terjadi.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan kelima orang tersebut memiliki peran berbeda dalam kejadian itu.
Baca Juga: Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi Barat, 3 Pemuda Bawa Celurit dan Golok Diamankan
“Pelaku sudah kami amankan kemarin beberapa jam setelah kejadian. Ada 5 orang dengan peran yang berbeda-beda. 2 sudah masuk usia dewasa, 3 masih di bawah umur,” ucap Wuryanti, Minggu, 7 Juni 2026.
Wuryanti menjelaskan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab dan motif dari aksi tawuran yang berujung meninggalnya seorang pemuda tersebut.
Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku untuk mengetahui peran masing-masing dalam peristiwa itu.
Selain menangani proses hukum, polisi turut mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan dari kelompok lain pascakejadian tersebut.
Wuryanti mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama saat malam hingga dini hari.
Baca Juga: Kebocoran Pipa Gas di Bekasi Tertangani, Pertamina Isolasi Titik Kebocoran
Menurutnya, peran keluarga sangat penting untuk mencegah remaja terlibat dalam aksi tawuran maupun tindakan kekerasan di jalanan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terjadi aksi balasan,” katanya.
Kasus tersebut kini masih ditangani Polsek Tambun Selatan. Polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap secara jelas kronologi, motif, dan keterlibatan para terduga pelaku.




