BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang Driver Ojek Online (Ojol) menjadi korban pembegalan, pada Kamis 8 Januari 2026.

Saat itu korban bernama Suyatno (56) di begal setelah mengantarkan pesanan makanan ke konsumennya di Jalan Kaliabang Rorotan Tanggul, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.

Saat itu, dirinya ingin pulang ke rumahnya setelah mengantarkan makanan. Namun, dalam perjalanan korban dipepet oleh tiga orang pelaku dengan menggunakan satu sepeda motor.

"Saya merasa di ikuti oleh para pelaku dengan menggunakan satu sepeda motor, saat itu saya berhenti di sebuah warung untuk membeli rokok sambil menunggu aman," ucap Suyatno, Sabtu 10 Januari 2026.

Merasa aman, korban kemudian melanjutkan perjalanannya lagi. Namun apes, pelaku yang juga menunggu korban kembali membuntuti dan memepet kendaraannya.

Baca Juga : Tiga Pengedar Narkoba Jenis Ganja Diringkus Polisi Di Bekasi Timur

Suyatno mengaku, bahwa pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut langsung memepet kendaraannya dan menendang hingga terjatuh.

"Saat saya mencoba mengambil kunci motor, mereka mengancam dengan celurit. Saya sempat minta tolong ke orang yang lewat, tapi tidak ada yang menolong," jelas dia.

Dirinya mengalami luka pada bagian kepala dan tangan akibat terjatuh dari kendaraannya. Warga sekitar segera mengevakuasinya ke pelataran masjid terdekat untuk memberikan pertolongan pertama.

Kehilangan motornya membuat Suyatno terpukul. Alat transportasi itu menjadi satu-satunya sumber penghasilan untuk membayar kontrakan, cicilan motor, dan biaya sekolah anak-anaknya.

Baca Juga : Usai OTT Ade Kuswara, KPK Panggil Kajari Bekasi untuk Dalami Suap Ijon Proyek

"Sekarang saya bingung, pekerjaan saya hanya narik ojek. Motor hilang, cicilan masih berjalan, biaya sekolah anak juga harus dibayar," ungkap dia.

Polisi dari Polsek Bekasi Utara telah mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), mengambil keterangan korban, dan meminta Suyatno membuat laporan resmi.

Kasus ini kini ditangani secara serius oleh Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota. Polisi juga sedang mengumpulkan bukti, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku pembegalan.***