BEKASI.POJOKSATU.ID - Penemuan jasad seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Jakarta Timur menggegerkan warga Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Korban berinisial NHW (33) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya pada Rabu 4 Februari 2026 pagi, setelah beberapa hari tak masuk kerja dan tak bisa dihubungi.
Kronologi penemuan jasad bermula dari kecurigaan rekan kerja korban, SR (30).
Baca Juga: ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Beroperasi, Destinasi Baru Gaya Hidup Modern
Sejak Senin 2 Februari 2026, NHW diketahui tidak masuk kerja seperti biasanya. Upaya menghubungi korban melalui telepon pun tak membuahkan hasil. Kondisi tersebut membuat SR merasa ada sesuatu yang tidak beres.
Pada Rabu pagi sekitar pukul 10.30 WIB, SR memutuskan untuk mendatangi langsung kontrakan korban di kawasan Jatiwaringin.
Setibanya di lokasi, SR mendapati pintu kontrakan dalam keadaan terkunci rapat dari dalam dan tidak ada respons saat dipanggil.
Baca Juga: DPMPTSP Bekasi Tegaskan Pelayanan Publik Adalah Wajah Pemerintah, Ribuan Warga Datangi MPP
“Sejak hari Senin korban tidak masuk kerja dan tidak bisa dihubungi. Karena khawatir, saksi kemudian mengecek ke kontrakan korban,” ujar Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, Jumat 6 Februari 2026.
Merasa semakin curiga, SR kemudian menghubungi pemilik kontrakan berinisial S (62) untuk meminta kunci cadangan.
Setelah pintu berhasil dibuka, keduanya dikejutkan dengan pemandangan jasad NHW yang tergeletak di dalam kamar.
Baca Juga: Penemuan Mayat Pria di Kontrakan Bekasi, Polisi Selidiki Hilangnya Motor dan Ponsel
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi telentang di atas tempat tidur dan dalam keadaan berselimut. Kondisi tubuh korban sudah menghitam,” kata Bambang.
Pemilik kontrakan segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas Bhabinkamtibmas setempat.
Aparat kepolisian yang datang ke lokasi kemudian berkoordinasi dengan perwira pengendali serta petugas piket fungsi untuk melakukan pengecekan awal di tempat kejadian perkara.
Tak berselang lama, Tim Inafis Polres Metro Bekasi Kota tiba untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan pada pintu kontrakan.
Baca Juga: 17 Kepala Puskesmas Dilantik, Pemkot Bekasi Perkuat Layanan Kesehatan
“Tim Inafis sudah melakukan olah TKP. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum,” jelas Bambang.
Hingga kini, penyebab pasti kematian NHW masih dalam penyelidikan. Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan ditangani oleh tim Jatanras.
Polisi masih mendalami keterangan saksi serta mengumpulkan bukti untuk mengungkap misteri kematian korban.***




