BEKASI.POJOKSATU.ID - Nasib malang menimpa Josman Sinaga (55 tahun), seorang warga yang berprofesi sebagai tukang tambal ban. Ia mengaku kehilangan uang sebesar Rp1,1 miliar setelah menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota kepolisian.
Uang tersebut diberikan dengan harapan anaknya dapat lolos menjadi anggota Polri melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).
Josman menuturkan bahwa anaknya, Aryan Parasi Sinaga (26 tahun), sebelumnya beberapa kali gagal dalam proses seleksi masuk TNI maupun Polri. Demi mewujudkan cita-cita sang anak, Josman rela mengorbankan seluruh harta yang dimilikinya.
Baca Juga: Pemerintah Kota Bekasi Catat Lima RW Tak Cairkan Dana Hibah
“Saya hanya tukang tambal ban. Tapi demi anak, jantung pun rela dijual,” ujar Josman pada Senin, 15 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, peristiwa bermula ketika dirinya diperkenalkan kepada terlapor yang disebut sebagai anggota polisi aktif pada tahun 2024.
Oknum tersebut meyakinkan Josman bahwa anaknya bisa diterima menjadi anggota Polri melalui jalur SIPSS. Bahkan, terlapor mengaku memiliki koneksi dengan seorang jenderal dan tokoh agama nasional untuk meyakinkan korban.
Proses pembayaran dilakukan dalam dua tahap. Uang sebesar Rp500 juta diserahkan secara tunai kepada pihak yang ditunjuk terlapor dan dilengkapi dengan kuitansi. Beberapa hari kemudian, Josman mentransfer Rp600 juta secara bertahap dalam waktu yang berdekatan.
“Rp500 juta saya serahkan cash. Lalu beberapa hari setelahnya saya transfer Rp600 juta, pertama Rp500 juta dan selang lima menit kemudian Rp100 juta. Totalnya Rp1,1 miliar,” ungkapnya.
Josman berharap dengan pembayaran tersebut, anaknya dapat mengikuti dan lolos seleksi masuk Polri atau TNI. Namun, setelah seluruh uang diserahkan, tidak ada kejelasan mengenai proses pendaftaran yang dijanjikan.
Upaya Josman untuk menghubungi terlapor pun tidak membuahkan hasil. Nomor teleponnya bahkan diblokir, hingga akhirnya Josman memutuskan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian pada tahun 2024 lalu.***




