BEKASI.POJOKSATU.id - Andika (31 tahun), warga Rawalumbu, Bekasi, mengaku menjadi korban penipuan investasi online lewat aplikasi Next15. Ia mengalami kerugian Rp7,4 juta setelah tergiur iming-iming pengembalian modal dan keuntungan hanya dengan menonton iklan setiap hari.

Andika mengenal aplikasi tersebut dari temannya, Zacky, yang mengaku telah menerima uang dari hasil investasi di Next15. Ia mulai bergabung sejak 25 Mei 2025 karena percaya pada testimoni temannya tersebut.

Aplikasi Next15 menjanjikan pengembalian modal dalam waktu sebulan melalui tugas harian. Namun, sejak 10 Juni 2025, Andika mulai curiga karena saldo miliknya tidak bisa dicairkan.

Pihak aplikasi beralasan ada kendala teknis seperti libur Idul Adha, gangguan sistem, hingga masalah bank, namun tidak memberikan kepastian.

Baca Juga: Bocah Pelaku Pelecehan Seksual Kerap Nonton Film Dewasa

Andika sempat menghubungi admin melalui grup WhatsApp, namun hanya diminta bersabar. Ia juga ditawari mengambil uang jaminan tanpa kejelasan apakah bisa dikembalikan.

Hingga kini, Andika belum melapor langsung ke polisi, tapi telah mengisi laporan online via platform Patroli Saber. Ia masih mempelajari proses pelaporan ke Polres.

Andika memperkirakan ratusan orang menjadi korban, mengingat anggota grup WhatsApp Next15 mencapai 800 orang, dengan total kerugian yang ditaksir lebih dari Rp300 juta.

Baca Juga: Dinas SDA Jabar: Bangunan Liar di Bantaran Saluran Srimukti Harus Ditertibkan

Beberapa korban bahkan menyetorkan hingga Rp14 juta. Ia juga menduga sebagian anggota grup adalah buzzer yang berperan memengaruhi korban lain.

Sampai berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari aparat kepolisian terkait kasus dugaan penipuan ini.***