BEKASI.POJOKSATU.id – Arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang libur Tahun Baru Imlek 2026 mengalami peningkatan signifikan. Data dari Jasa Marga menunjukkan sebanyak 685.413 kendaraan keluar dari Jabotabek dalam periode H-4 hingga H-1 libur Imlek melalui empat gerbang tol utama.
Empat gerbang tol tersebut meliputi GT Cikupa menuju Merak, GT Ciawi menuju Puncak, GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, serta GT Kalihurip Utama menuju Bandung. Lonjakan mobilitas ini menandai tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang Imlek untuk bepergian.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa mayoritas kendaraan bergerak menuju arah timur. Dari total kendaraan yang meninggalkan Jabotabek, sebanyak 322.277 kendaraan atau 47 persen menuju wilayah Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 192.713 kendaraan atau 28,1 persen menuju arah barat ke Merak, dan 170.423 kendaraan atau 24,9 persen bergerak ke selatan menuju kawasan Puncak.
Baca Juga: Enam Titik Disiagakan, Kemenag Jabar Kerahkan Rukyat dan Hisab Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Untuk arah timur, kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 149.663 unit atau meningkat 27,81 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sedangkan kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 172.614 unit atau naik 28,14 persen. Secara total, arus ke arah timur mencapai 322.277 kendaraan atau meningkat 27,98 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, arus kendaraan menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 192.713 unit atau sedikit lebih rendah 0,08 persen dari lalu lintas normal. Adapun kendaraan menuju Puncak melalui GT Ciawi mencapai 170.423 unit, meningkat 13,87 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Rivan juga menjelaskan bahwa pada H-1 libur Imlek atau 16 Februari 2026, arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek masih mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 148.232 kendaraan melintas melalui empat gerbang tol utama, meningkat 13,47 persen dari lalu lintas normal.
“Sementara itu, untuk kendaraan yang kembali ke Jabotabek, kami juga melihat adanya peningkatan jumlah kendaraan. Total sebanyak 165.041 kendaraan telah kembali ke Jabotabek melalui empat GT utama di periode yang sama. Total volume lalin kembali ke Jabotabek ini naik 27,25% jika dibandingkan lalin normal,” ujar Rivan.
Baca Juga: Seribu Lampion Hiasi Imlek 2577 di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi
Ia menambahkan, peningkatan arus balik diperkirakan masih berlanjut. Jasa Marga memprediksi volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada Selasa, 17 Februari 2026, mencapai 173 ribu kendaraan atau meningkat 33 persen dibandingkan kondisi normal.
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara matang serta menghindari waktu dan titik rawan kemacetan. Pengguna jalan juga diminta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia secara real time, termasuk melalui aplikasi Travoy.
Rivan turut mengingatkan para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik selama libur panjang Imlek. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan waktu istirahat di rest area, mencukupi bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.***




