BEKASI.POJOKSATU.id- Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam pada Kamis ini dalam putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 leg 1.

Laga Indonesia vs Brunei Darussalam akan disiarkan secara langsung di RCTI pada Kamis, 12 Oktober 2023 pukul 19.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi langkah pertama Indonesia menuju putaran final Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi Piala Asia Futsal 2024 Timnas Indonesia Akui Keunggulan Arab Saudi

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Timnas Indonesia diatas kertas diunggulkan dalam pertandingan kali ini.

Sepanjang pertemuan antara kedua tim, Indonesia mendominasi dengan hanya menelan dua kekalahan.

Pertemuan terakhir antara kedua tim terjadi di fase grup A Piala AFF 2022 akhir tahun lalu. Timnas Indonesia berhasil menang meyakinkan dengan skor 7-0.

Shin Tae Yong memanggil pemain-pemain terbaik untuk bermain di laga kali ini. Ada 26 pemain yang dipanggil termasuk beberapa pemain yang bermain di luar negeri.

Baca Juga: Perwakilan Jawa Barat dalam Politik Nasional: Karim Suryadi Cetuskan Nama Ridwan Kamil

Meskipun begitu, pemain muda Marselino Ferdinan dan Rafael Struick dipastikan absen dan tidak dapat tampil karena cedera.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga memberikan instruksi untuk menang dengan banyak gol pada leg pertama ini.

Hal ini bertujuan untuk memberikan ketenangan saat bermain di pertandingan leg 2 di Brunei.

Meskipun begitu, gelandang tengah timnas Indonesia, Marc Klok menuturkan bahwa timnas harus menang 2 kali. Hal ini juga menjadi sebuah persiapan untuk menatap Piala Asia 2023 di awal tahun nanti.

"Harus dua kali menang, ini target"

"Semua pertandingan sangat penting" tambahnya.

Baca Juga: XL Axiata dan Erafone Gelar Myprio Deal Expo 2023 Tukar Smartphone Lama dan Dapatkan Bundling Smartphone Baru

Pertandingan ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperbaiki peringkat FIFA Indonesia. Saat ini Indonesia bertengger di posisi 143 dunia.

Jika menang peringkat Indonesia berpotensi naik cukup tinggi dari perolehan poin yang proyeksi poin yang akan didapatkan nantinya.***