BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mematangkan kesiapan jalur fungsional arus mudik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat pada Lebaran 2026. Hal tersebut ditandai dengan peninjauan langsung yang dilakukan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono bersama jajaran direksi pada 22–23 Januari 2026.

Dua jalur fungsional yang tengah dipersiapkan yakni Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer serta Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Kedua ruas ini diharapkan mampu menjadi solusi pemecah kepadatan saat arus mudik dan balik Lebaran.

Rivan menjelaskan bahwa keberadaan jalur fungsional tidak hanya mendukung distribusi lalu lintas yang lebih merata, tetapi juga memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan efisien. Salah satunya, ruas Prambanan–Purwomartani diproyeksikan memangkas waktu tempuh Klaten–Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi hanya 20 menit, sekaligus meningkatkan akses ke kawasan wisata strategis seperti Candi Prambanan.

Baca Juga: Dari Bekasi ke Jakarta Barat, Banjir Tunjukkan Masalah Hulu–Hilir Jabodetabek

Sementara itu, jalur fungsional Ambarawa–Bawen yang terhubung langsung dengan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo dinilai sangat strategis. Jalur ini menjadi alternatif bagi pemudik menuju Magelang dan Temanggung, sekaligus mengurangi kepadatan yang kerap terjadi di Exit Tol Bawen saat Lebaran.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan bahwa pengoperasian jalur fungsional ini akan membantu memecah bangkitan arus kendaraan dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta. Dengan demikian, skema rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara lebih efektif selama puncak mudik dan balik.

Senada, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana, khususnya aspek keselamatan, menjadi prioritas utama sebelum jalur fungsional dioperasikan. Seluruh tahapan persiapan dilakukan sesuai Standar Pelayanan Minimal untuk menjamin keamanan pengguna jalan.

Melalui pengoperasian jalur fungsional arus mudik ini, Jasa Marga optimistis kepadatan lalu lintas Lebaran 2026 dapat terurai dan masyarakat memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan.***