BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) akan melakukan revitalisasi sejumlah Gerbang Tol (GT) di Ruas Tol Dalam Kota Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari pemulihan layanan transaksi pasca insiden kebakaran gerbang tol akibat aksi massa di sekitar Gedung MPR/DPR beberapa waktu lalu.

Sebagai bagian dari proses tersebut, JMT akan menerapkan pembatasan akses masuk bagi kendaraan non-Golongan I dan bus di Ruas Tol Dalam Kota mulai Rabu, 17 September 2025 pukul 03.00 WIB. Rinciannya:

Arah Grogol diarahkan untuk transaksi di GT Tebet 1 dan GT Senayan
Arah Cawang diarahkan untuk transaksi di GT Tanjung Duren, GT Kuningan 2, dan GT Tebet 2

Baca Juga: Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Jalan Tol Sedyatmo Mulai 14–15 September 2025

Sebelumnya, tujuh gerbang tol terdampak telah difungsikan kembali lebih cepat dari target pada 3 September 2025 setelah dilakukan pembersihan, penyiapan peralatan, dan percepatan pemulihan oleh Jasa Marga melalui Representative Office 2 JMT.

Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati menegaskan bahwa pembatasan sementara ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Kami berterima kasih atas kesabaran dan dukungan pengguna jalan. Meski masih ada pembatasan, kami memastikan kelancaran perjalanan tetap terjaga melalui pengalihan transaksi di gerbang tol alternatif,” ujarnya.

Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol dengan melakukan percepatan pemulihan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, dan penempatan petugas di lapangan secara konsisten.

Pengguna jalan dapat memperbarui informasi terbaru melalui call center 24 jam di 14080, media sosial @official.jmmetropolitan, dan aplikasi Travoy.***