BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pekerjaan pemeliharaan jalan di KM 28+175 arah Cikampek Ruas Tol Jakarta–Cikampek guna memastikan kualitas layanan tetap optimal bagi pengguna jalan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan di jalur tol dengan mobilitas tinggi.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, mengatakan pekerjaan dilakukan secara bertahap pada dua lajur.
Menurutnya, penanganan pada Lajur 4 telah dilaksanakan sejak 6 hingga 9 Mei 2026 dan dilanjutkan pekerjaan pada Lajur 3 mulai Minggu 10 Mei 2026.
Baca Juga: Bright Gas Kini Lebih Dekat, Pertamina dan SRC Targetkan 1.500 Outlet di Indonesia
“Adapun tahapan pekerjaan meliputi pembongkaran perkerasan eksisting, persiapan tanah dasar, timbunan selected borrow, pemasangan geotekstil, hingga penghamparan lapisan perkerasan jalan,” ujar Amri.
Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penghamparan Base A di Lajur 3 dan ditargetkan rampung pada 13 Mei 2026 mendatang.
Selama proses pekerjaan berlangsung, JTT juga mendukung rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara situasional berdasarkan diskresi kepolisian dari KM 23 hingga KM 28 arah Cikampek.
“Penerapan contraflow dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi volume lalu lintas di lapangan guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” jelas Amri.
Ia memastikan seluruh proses pekerjaan dan pengaturan lalu lintas dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan maupun petugas lapangan.
Pekerjaan pemeliharaan dilakukan di area sepanjang kurang lebih 50 meter di jalur arah Cikampek. Meski demikian, lajur lain tetap difungsikan agar arus kendaraan tetap berjalan normal.
Baca Juga: SPBU Rest Area KM 21 Tol Jagorawi Arah Jakarta Ditutup Sementara hingga 24 Mei 2026
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyebut pemeliharaan berkala merupakan bentuk komitmen perusahaan menjaga kualitas infrastruktur jalan tol.
“Kami terus melakukan pemeliharaan secara berkala sebagai upaya menjaga kualitas layanan bagi pengguna jalan. Dengan kondisi infrastruktur yang tetap terjaga, diharapkan perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar,” katanya.
JTT juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung serta menyiagakan petugas di sekitar lokasi.
Pihak JTT meminta maaf atas potensi ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan prima, mencukupi saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.***




