BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan langkah antisipatif untuk menjaga keandalan infrastruktur jalan tol dengan menangani pergeseran tanah di Off Ramp Karawang Barat 2, Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar.

Penanganan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan rutin terhadap kondisi lereng di lokasi. Pada tahap awal, JTT melakukan pembersihan area terdampak pergeseran tanah guna mendukung proses investigasi teknis lanjutan. Selanjutnya, perusahaan melaksanakan soil investigation melalui metode borehole untuk mengetahui karakteristik tanah, termasuk kedalaman serta pola pergerakan tanah di area tersebut.

Dari hasil investigasi, ditemukan dua titik lokasi pergerakan tanah yang menjadi fokus utama penanganan. Untuk memperkuat struktur lereng, JTT juga melakukan stake out sebagai langkah awal perencanaan pembangunan saluran baru di sisi luar dan kaki lereng. Pembangunan saluran ini bertujuan meningkatkan sistem drainase dan menjaga stabilitas tanah di sekitar lokasi.

Baca Juga: Suparno Terpilih sebagai Presiden FSPMI Periode 2026–2031 di Kongres VII Ancol

Rencana teknis tersebut memanfaatkan area di luar Right of Way (ROW) dengan lebar sekitar 4,5 meter dari batas ROW agar pengendalian aliran air lebih efektif dan stabilitas lereng tetap terjaga.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan. Hingga 9 Februari 2026, penanganan awal berjalan sesuai rencana dan terus dipantau melalui inspeksi rutin di lapangan.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa penanganan stabilitas lereng merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan masyarakat, terutama di tengah curah hujan yang masih tinggi.

“Kami memahami bahwa kondisi curah hujan yang terjadi secara berkala dapat memengaruhi stabilitas tanah di beberapa titik infrastruktur jalan tol. Oleh karena itu, JTT melakukan pemantauan secara intensif serta penanganan teknis secara bertahap untuk memastikan lereng tetap stabil dan aman dilintasi.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Ajak Warga Kunjungi INACRAFT 2026 di JICC

Bagi kami, setiap perjalanan pengguna jalan bukan sekadar mobilitas, tetapi juga tentang rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan berlangsung,” ujar Ria.

Ia menambahkan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian serta pengawasan berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi gangguan layanan.

“Petugas kami terus melakukan inspeksi rutin, khususnya pada area yang berpotensi terdampak kondisi cuaca. JTT berkomitmen untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan secara optimal tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan. Kami juga mengapresiasi perhatian serta partisipasi masyarakat yang turut membantu melalui penyampaian informasi kondisi jalan,” tambahnya.

JTT juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintas di sekitar area pekerjaan demi keselamatan bersama.***