BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melaksanakan pekerjaan pemeliharaan perkerasan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat.
Kegiatan pemeliharaan berupa scrapping filling dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 hingga Rabu, 25 Februari 2026 di sejumlah titik prioritas berdasarkan hasil inspeksi rutin kondisi jalan. Langkah preventif ini bertujuan mempertahankan kualitas perkerasan agar tetap optimal dan nyaman dilalui kendaraan.
Senior Manager Representative Office 1 JTT, Amri Sanusi, menjelaskan pekerjaan dilakukan secara terencana dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
“Pekerjaan scrapping filling telah kami laksanakan di KM 14+570 s.d. KM 14+820 arah Cikampek pada lajur 1 mulai Selasa pukul 21.00 WIB hingga Rabu pukul 05.00 WIB. Selain itu, pekerjaan juga direalisasikan di KM 23+750 s.d. KM 23+800 arah Cikampek pada lajur 1 pada Selasa (24/02) pukul 22.00 WIB. Seluruh pekerjaan dilakukan pada waktu yang telah diperhitungkan untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas,” jelas Amri.
Sementara itu, VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, memastikan operasional tol tetap berjalan normal selama pekerjaan berlangsung.
“Selama pekerjaan berlangsung, operasional Tol Jakarta–Cikampek tetap normal di kedua arah. Petugas kami siaga di lapangan, area kerja kami persempit, dan skema contraflow kami siapkan bila dibutuhkan. Semua ini kami lakukan agar arus kendaraan tetap lancar dan aman,” tutur Ria.
Sebagai bentuk transparansi informasi, JTT juga memasang spanduk imbauan di sekitar lokasi pekerjaan serta memanfaatkan Dynamic Message Sign (DMS) di kedua arah jalan tol guna memberikan pemberitahuan kepada pengguna jalan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas,” lanjutnya.
JTT menegaskan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keandalan jaringan Tol Trans Jawa.
Ria kemudian menambahkan, “JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, menjaga jarak aman serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan atau informasi lalu lintas, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080,” tutupnya.




