BEKASI.POJOKSATU.ID - Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mencatat angka yang signifikan, dengan sekitar 3,5 juta kendaraan meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah.
Meski menghadapi volume kendaraan yang tinggi, Korlantas Polri memastikan arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan dengan baik berkat strategi pengamanan yang terencana.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, jutaan kendaraan tersebut tersebar menuju sejumlah jalur utama, seperti Trans Jawa, Jawa Barat, hingga Trans Sumatra.
“Hampir 3,5 juta kendaraan yang tercatat meninggalkan Jakarta menuju Trans Jawa, Jawa Barat dan Trans Sumatra. Semuanya bisa kita kelola dengan baik,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa 31 Maret 2026.
Baca Juga: Terkuak Fakta Kasus Mutilasi Bekasi, Korban Dibunuh Rekan Sendiri Lalu Dimasukkan ke Freezer
Ia menjelaskan, angka tersebut menjadi bagian dari total pergerakan kendaraan selama periode mudik Lebaran 2026 yang justru melampaui prediksi awal.
Berdasarkan data yang dihimpun, total mobilitas kendaraan meningkat dari 143 juta menjadi 147 juta kendaraan.
Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan, termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
“Dari proyeksi itu rencana pengamanan dan garis-garis besar operasi sudah berjalan dengan sangat baik,” lanjutnya.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Imbau ASN Gowes ke Kantor Tiap Jumat, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan
Selain arus mudik, Korlantas juga memproyeksikan pergerakan arus balik yang tidak kalah tinggi, yakni mencapai sekitar 3,4 juta kendaraan kembali menuju Jakarta.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Tak hanya itu, data juga mencatat bahwa puncak arus mudik tahun ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah, dengan jumlah kendaraan mencapai 270.315 unit dalam satu hari.
Sementara itu, arus balik juga mencetak rekor dengan 256.338 kendaraan.
“Sebagai catatan yang pertama adalah arus mudik tertinggi sepanjang sejarah sampai saat ini, satu hari yang meninggalkan Jakarta sejumlah 270.315,” jelas Agus.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian arus lalu lintas ini tidak lepas dari kerja keras seluruh personel di lapangan yang tetap menjalankan tugas dengan maksimal meski menghadapi tekanan dan kelelahan.
Dengan berbagai capaian tersebut, Korlantas Polri menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan efektif dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
Evaluasi tetap akan dilakukan untuk meningkatkan kesiapan di masa mendatang.***




