BEKASI.POJOKSATU.id – Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo) terus memperlihatkan peran strategisnya dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung perkembangan kawasan.

Sejak 2 Juli 2025, Segmen Klaten–Prambanan sepanjang 7,85 km resmi dibuka tanpa tarif, memberikan kemudahan akses antara Trans Jawa dan pusat kegiatan masyarakat di Jawa Tengah.

Sebelumnya, perjalanan dari Solo ke Yogyakarta via jalan arteri bisa memakan waktu hingga 90 menit, terutama di musim liburan.

Kini, dengan tersambungnya ruas dari Kartasura ke Prambanan melalui jalan tol, waktu tempuh dapat ditekan menjadi sekitar 30 menit.

Baca Juga: Rekonstruksi Jalan di Tol Sedyatmo Dimulai, Pengguna Diimbau Waspada dan Atur Perjalanan

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menuturkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap segmen ini sudah terlihat sejak tahap fungsional saat Natal 2023 dan Lebaran 2025.

Ia menegaskan bahwa keberadaan ruas tol ini diharapkan mampu memperlancar pergerakan masyarakat, logistik, dan wisata di kawasan Joglosemar (Yogyakarta–Solo–Semarang).

Tol ini telah lolos uji laik fungsi dan laik operasi dari Kementerian PUPR, dengan Sertifikat Laik Operasi (SLO) terbit pada 17 Juni dan SK pengoperasian pada 30 Juni 2025. Selain mempercepat mobilitas, ruas ini juga terbukti mengurangi kemacetan di jalan nasional Klaten–Prambanan, terutama pada masa libur.***