BEKASI BARAT, BEKASI.POJOKSATU.id - Sekolah Kami di Bintara Jaya, Bekasi Barat, tidak hanya pada ruang kelas dan papan tulis saja. Di luar aktivitas belajar mengajar bagi anak-anak pemulung, tempat ini telah berkembang menjadi episentrum pemberdayaan ekonomi keluarga dan edukasi lingkungan berbasis pengolahan limbah.
Melalui program ini, Sekolah Kami merangkul para ibu rumah tangga dan keluarga pemulung setempat untuk mengubah sampah plastik dan kertas yang sebelumnya hanya bernilai jual murah di lapak menjadi produk kerajinan tangan yang berkualitas tinggi.
Daur Ulang yang Kreatif untuk Kemandirian Warga
Sejak pertama berdirinya, pengurus Sekolah Kami menyadari bahwa keberlanjutan pendidikan anak sangat bergantung pada stabilitas ekonomi orang tuanya. Oleh karena itu, pendiri mengadakan program pelatihan keterampilan upcycling atau daur ulang kreatif untuk membantu pendapatan keluarga.
Di area workshop sekolah, para ibu diajarkan mengolah limbah pembungkus kopi, kantong plastik bekas, majalah, dan koran menjadi barang bernilai fungsional seperti tas, dompet, tempat tisu, hingga hiasan rumah. Produk-produk karya warga Bintara ini kerap dipamerkan dalam bazar komunitas, kegiatan korporasi, hingga pasar kriya di kawasan Jabodetabek.
Hasil dari penjualan kerajinan tersebut dikembalikan langsung kepada para pembuatnya sebagai pendorong ekonomi keluarga, sementara sebagian lainnya digulirkan kembali untuk mendukung operasional dan material kegiatan belajar mengajar anak-anak.
Ruang Aman dan Pembentukan Komunitas Inklusif
Selain menjadi wadah keterampilan, Sekolah Kami memposisikan dirinya sebagai ruang aman (safe space) bagi masyarakat pra-sejahtera Bintara Jaya. Di tempat ini, warga dapat berkumpul, mendapatkan bimbingan kesehatan dasar, serta berdiskusi mengenai pola asuh anak tanpa rasa terhakimi oleh status sosial.
Integrasi antara pendidikan anak dan pemberdayaan orang tua menjadikan Sekolah Kami contoh nyata model penanganan kemiskinan perkotaan berbasis komunitas yang berkelanjutan di Kota Bekasi.




