POJOKSATU.id - Masyarakat Desa Cikaregeman di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, masih menjaga tradisi leluhur yang dikenal dengan babaritan atau sedekah bumi.
Sedekah bumi adalah sebuah upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat setempat.
Biasanya sedekah bumi ini digelar pada hari Jumat atau tengah hari di simpang jalan.
Baca Juga: Pemdes Cikaregeman Ingin Ada Titik Temu Antara Warga dengan Pengembang Harvest City
Masyarakat Kampung Sawah, RT 3 RW 3, untuk menghormati dan bersyukur kepada Tuhan atas hasil panen yang mereka peroleh.
Tradisi ini biasanya diadakan setelah panen raya atau Tahun Baru Islam sebagai ekspresi rasa syukur dan memperkuat rasa kebersamaan di antara anggota masyarakat.
"Acara sedekah bumi merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan setiap tahun, khususnya di bulan Muharram," kata Kepala Desa Cikaregeman Markun Hidayat.
"Tradisi ini merupakan warisan dari leluhur kami yang tetap dilestarikan oleh masyarakat," sambung dia.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya adat istiadat dari para orang tua terdahulu, dengan mengadakan acara sedekah sebagai tanda syukur kepada Sang Pencipta.
Baca Juga: Kepala Desa Cikaregeman Harapkan MTQ Lahirkan Anak yang Beprestasi
"Ini adalah bentuk rasa syukur kami yang diberikan bumi untuk berpijak dan segala rezeki melalui hasil bumi sebagai sumber kehidupan," jelasnya.
Selain itu, dalam acara tersebut, juga ditampilkan kesenian khas Sunda yaitu jaipongan, sebagai bagian dari perayaan dan kebersamaan dalam tradisi adat budaya ini.***




