BEKASI.POJOKSATU.id - Jembatan Cinta, salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bekasi, sempat menjadi primadona wisatawan lokal.
Lokasi Jembatan Cinta berada di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Akan tetapi, kini kondisinya sangat berbeda, kesna pertama yang didapatkan yaitu tidak terawat. Fasilitas wisata mengalami kerusakan yang meluas, tanpa ada rencana perbaikan yang terlihat.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Bekasi yang Cocok untuk Tanggal Tua, 50 Ribu Saja Cukup
Jembatan yang dikelilingi oleh hutan mangrove mengalami kerusakan. Banyak papan kayu yang lapuk dan mudah rapuh, membuatnya berbahaya untuk dilalui. Saung-saung di sekitarnya juga banyak yang roboh.
Beberapa tahun sebelumnya, Jembatan Cinta adalah tempat wisata yang populer dan terjangkau. Pengunjung yang datang bisa menikmati suasana sejuk dari hutan mangrove di sekitarnya.
Namit, 60 tahun, seorang nelayan lokal, menjelaskan kerusakan semakin parah dalam setahun terakhir, terutama setelah angin kencang merobohkan sejumlah bagian jembatan dan fasilitas di area hutan mangrove.
Baca Juga: 5 Situ di Bekasi yang Enak untuk Tempat Nongkrong dan Wisata Lokal
Namit menyatakan bahwa kondisi tersebut terus memburuk karena tidak ada tindakan dari pengelola untuk memperbaikinya. Kurangnya perbaikan ini telah mengakibatkan jumlah pengunjung terus menurun.
Fauziah, 23, berpendapat tempat wisata ini memiliki potensi baik jika diperbaiki dan biaya masuknya tetap terjangkau.
Namun, dia mengeluhkan destinasi wisata di Kabupaten Bekasi tersebut sekarang rusak dan tidak seindah dulu lagi.***




