BEKASI.POJOKSATU.id - Banjir masih terjadi di wilayah Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Bahkan, sebelum daerah lain banjir, Huripjaya sudah terendam banjir.

Sekretaris Desa Huripjaya, Fahrul Aktual, mengatakan dampak banjir di masyarakat cukup parah, dengan ketinggian air dari 20 cm hingga 60 cm. Wilayah yang paling terdampak adalah RT 02, 03, 04, dan 08. Beberapa area sudah terendam banjir selama 2 hingga 3 bulan terakhir.

"Jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak di Huripjaya kurang lebih 1.500 KK, dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 4.000-an," ucap dia kepada bekasi.pojoksatu.id, belum lama ini.

Baca Juga: Mega Bekasi Hypermall Targetkan Beroperasi Kembali Usai Terendam Banjir

"Meski pasca banjir besar kemarin, tetap saja jika hujan, air menggenang karena drainasenya kurang. Kami hanya bisa membuang air ke sungai jika saluran buang limbah (CBL) kering. Jika CBL penuh, air akan masuk kembali," sambung dia.

Sementara di RT 03 dan 04, air tidak pernah kering karena pintu air yang kurang mumpuni. Dia berharap itu menjadi perhatian pemerintah daerah.

"Warga sudah terbiasa dengan kondisi ini, mau tidak mau harus diterima. Kemarin, saya sudah berbicara dengan Bapak Dewan Dapil 5 untuk membangun tanggul dan drainase di wilayah RT 03 dan 04," demikian kata dia.***