BEKASI.POJOKSATU.id - Living World Grand Wisata menjadi mal yang cukup ramai meskipun terbilang baru. Mayoritas pengunjung berasal dari Mustikajaya, Cibitung, Tambun dan Setu.

Mal ini menjadi ramai ketika weekend, dan cukup ramai pada weekdays terutama pukul 17.00 sampai dengan 19.00 WIB.

Ketika reporter bekasi.pojoksatu.id mengamati tingkah laku pengunjung mal tersebut, banyak yang memilih parkir di ruko seberang mal dan ada juga yang parkir di tempat yang resmi d sediakan mal.

Berdasarkan pengalaman Penulis ketika berkunjung ke sana, banyak orang memilih parkir di seberang ruko seberang mal karena kemudahan saat keluar.

Baca Juga: Daftar Tenant di Living World Grand Wisata, Mal Baru yang Resmi Dibuka di Bekasi

Kendati secara jarak jauh lebih jauh karena harus menyebrang dan jalan kaki puluhan sampai 100-an meter, tidak sedikit pengunjung Living World Grand Wisata parkir di seberang.

Lalu mengapa dengan parkir resmi di mal? Sebenarnya tidak ada masalah, akan tetapi masih banyak pengendara motor yang tidak membawa kartu uang elektronik sehingga menimbulkan antrean.

Ada sekitar 4 sampai 5 gate keluar, tapi karena banyak yang masih menggunakan pembayaran tunai dan harus menunggu petugas datang, ini yang menimbulkan kemacetan. Padahal, jika para pengunjung menggunakan kartu uang elektronik, maka transaksi menjadi cepat dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Baca Juga: Timezone Hadir di Living World Grand Wisata Bekasi, Suguhkan Permainan Legendaris dan Hiburan Keluarga

Meski dekat secara jarak dengan mal, banyak orang yang lebih memilih parkir di ruko seberang mal karena kemudahan ketika keluar.

Jadi, para pengunjung semestinya mengetahui sistem transaksi parkir di Living World Grand Wisata menggunakan sistem nontunai sehingga tidak merepotkan pengendara lainnya.***