BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mengakui berbagai kendala teknis dalam menangani lampu jalan padam yang banyak dikeluhkan warga, termasuk di Kalimalang dan Jalan CBL.

Kepala Dishub, R. Yana Suyatna, menyebut penyebabnya antara lain kabel putus, bohlam rusak, hingga pencurian kabel oleh oknum tak bertanggung jawab. Sebagian besar infrastruktur PJU merupakan hibah dari Dinas Perkimtan yang kini kondisinya sudah tua dan rawan gangguan.

Selain itu, keterbatasan SDM menjadi hambatan serius. Dengan hanya enam teknisi dan satu armada skylift untuk menangani 23 kecamatan, proses perbaikan bisa memakan waktu hingga tiga hari.

Baca Juga: Dishub Bekasi Dorong Skema KPBU Rp1 Triliun untuk Terangi Seluruh Jalan Kabupaten

Untuk mengefisiensikan perbaikan, Dishub akan membentuk koordinator wilayah (korwil) serta memanfaatkan teknologi smart lighting ke depannya.

Biaya perawatan dan penggantian komponen juga cukup tinggi, berkisar Rp2–5 miliar per tahun. Sementara kebutuhan ideal untuk mencapai 30.000 titik PJU jauh lebih besar dibandingkan kemampuan anggaran tahunan saat ini yang hanya Rp10 miliar.***