BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Desa di Kecamatan Setu melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) semakin memprioritaskan program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Tambahan alokasi dana desa sebesar 20 persen diarahkan untuk mendukung sektor ini, dengan tujuan menghadirkan pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau.

Ketua Tim Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Chabib Soleh, menyebutkan ada 11 desa di Kecamatan Setu yang BUMDes-nya bergerak di bidang ketahanan pangan, terutama usaha peternakan sapi, kambing, hingga pertanian.

Menurutnya, produk pangan dari BUMDes seperti padi, cabai, mentimun, hingga telur dijual lebih murah dibanding harga pasaran, sehingga dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.

Baca Juga: Pemdes Burangkeng Tetapkan RKPDes 2026, Fokus Drainase dan Pembangunan Gedung Serbaguna

“Harapannya masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Chabib, Senin, 22 September 2025.

Selain pangan, ada juga desa yang mengembangkan sektor lain, seperti Desa Kertarahayu dengan potensi pariwisatanya. Namun, Chabib menegaskan bahwa ketahanan pangan tetap menjadi prioritas utama program BUMDes di Kecamatan Setu.***