BEKASI.POJOKSATU.id – Puluhan ibu-ibu warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi unjuk rasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Senin, 6 Oktober 2025.
Mereka menuntut pencairan dana kompensasi yang belum diterima selama 10 bulan terakhir. Seharusnya, dana kompensasi bau diterima per tiga atau enam bulan.
Dalam aksinya, massa sempat menutup akses masuk TPA hingga menyebabkan antrean panjang truk sampah.
Munah, warga Kampung Jati, mengaku lelah dengan berlarut-larutnya pencairan dana kompensasi.
“Tahun ini belum ada kompensasi, hitungannya sudah 10 bulan. Kami sudah diminta aktifkan rekening, menyerahkan KTP dan KK, tapi sampai sekarang belum cair,” keluh dia.
Anis, peserta aksi lain, juga menyayangkan lambannya proses pencairan.
“Harusnya kan per enam bulan cair. Telat sebulan oke lah, tapi ini sudah 10 bulan. Kenapa harus demo dulu baru bisa cair?” ujarnya dengan nada kesal.
Mereka berharap pemerintah segera mencairkan dana kompensasi yang dijanjikan agar warga bisa merasakan haknya tanpa harus berulang kali turun ke jalan.***




