BEKASI.POJOKSATU.id – Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bekasi Hairani Tarigan mengakui masih banyak pekerjaan rumah di sektor infrastruktur untuk mendukung wisata Kabupaten Bekasi.
Ia mencontohkan, akses jalan menuju desa wisata masih sempit dan belum memadai untuk bus wisata.
“Kalau bus besar datang ke lokasi wisata, agak repot. Jalan kecil ini akhirnya membuat harga paket wisata kita jadi mahal,” jelasnya.
Baca Juga: Bekasi Mulai Diakui Nasional sebagai Destinasi Wisata Industri
Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan perbaikan infrastruktur agar wisatawan lebih mudah menjangkau berbagai destinasi.
Hal ini juga dirasakan oleh pengelola Wisata Kampoeng Kita, Rudi Catur Pribadi, yang menjelaskan salah satu kendala yang dihadapi olehnya adalah akses jalan.
Saat rombongan yang menggunakan bus datang, mereka kesulitan melewati jalan yang hanya selebar kurang lebih 6 meter. Apalagi, ke depannya, akan ada tol di dekat destinasi wisata tersebut, yaitu Tol Japek 2 Selatan.***




