BEKASI.POJOKSATU.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, meninjau proses pengumpulan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat BPBD Kabupaten Bekasi, komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Bantuan yang masuk terus bertambah. Tidak hanya dari perangkat daerah dan pelaku usaha, masyarakat umum juga ikut menyumbangkan berbagai kebutuhan dasar bagi para korban bencana.
Endin menyampaikan bahwa donasi awal senilai Rp200 juta telah disalurkan melalui Korpri Kabupaten Bekasi dalam bentuk bantuan uang. Selain itu, posko BPBD masih menerima tambahan logistik seperti beras, mi instan, air mineral, dan kebutuhan pokok lain.
Baca Juga: Kades Tamansari Apresiasi Respons Cepat Dinsos Bantu Warga Terdampak Puting Beliung
“Hari ini dari sekretariat, saya, Asda 2, Asda 3, para kabag, hingga dinas-dinas sudah memberikan bantuannya. Masyarakat juga ikut berkontribusi. Alhamdulillah bantuan terus bertambah,” kata Endin.
Laporan Posko BPBD menunjukkan sejumlah dinas, kecamatan, hingga komunitas warga telah mengirimkan bantuan. Endin memperkirakan arus donasi masih akan berlanjut hingga Jumat, 5 Desember 2025.
“Bantuan dari perangkat daerah masih akan berdatangan sampai besok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengiriman tahap pertama direncanakan pada Jumat. Bantuan tersebut akan dibawa ke BNPB di Halim Perdanakusuma sebelum diteruskan ke daerah terdampak di Sumatera.
“Jika dua mobil sudah penuh, akan kita kirim bertahap. Posko tetap dibuka sampai kondisi di sana membaik,” ungkapnya.
Endin juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme perangkat daerah yang menyerahkan bantuan secara sukarela. Ia optimis jumlah bantuan akan melebihi target yang ditetapkan.
Baca Juga: Dinsos Bekasi Salurkan Bantuan untuk 17 KK Terdampak Puting Beliung di Desa Tamansari
Selain itu, Endin mengimbau warga Kabupaten Bekasi untuk tetap waspada menghadapi musim hujan. Meski kondisi tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya, beberapa wilayah masih memiliki potensi banjir.
“Tahun lalu hujan sebesar ini sudah banjir. Sekarang alhamdulillah aman. Semoga seterusnya begitu,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi juga menyerahkan bantuan.
Sekretaris Diskominfosantik, Eko Suparyadi, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian pegawai instansi tersebut terhadap korban bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh.
“Kami membawa bantuan berupa mie instan, air mineral, biskuit, kopi, pop mie, dan susu. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita di daerah terdampak,” ujar Eko.
Ia menegaskan bahwa Diskominfosantik bergerak bersama perangkat daerah lainnya sebagai bentuk gotong royong Pemkab Bekasi dalam mendukung penanganan bencana di Sumatera.***




