BEKASI.POJOKSATU.id - Harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Cikarang pada awal Desember 2025 tercatat relatif stabil, meski beberapa jenis cabai mengalami kenaikan tajam.

Berdasarkan pemantauan petugas UPTD Pasar Cikarang pada 8 Desember 2025, cabai rawit merah menjadi komoditas tertinggi dengan harga mencapai Rp95.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah keriting berada di harga Rp70.000 per kilogram dan cabai merah besar Rp60.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu menurunnya pasokan dari daerah pengirim.

Staf UPTD Pasar Cikarang, Mamun Nawawi, menjelaskan bahwa lonjakan harga cabai sudah terlihat sejak akhir November, dan terus berlanjut karena suplai dari sentra produksi belum pulih.

“Memasuki awal Desember, hampir semua jenis cabai mengalami kenaikan, terutama cabai rawit merah yang kini bisa tembus Rp90 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram. Penyebabnya pasokan dari daerah pemasok memang berkurang,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Meriahkan Gebyar Senam KORMI 2025 di Kabupaten Bekasi

Di luar komoditas cabai, harga bahan pokok lain cenderung tidak berubah. Data pemantauan UPTD Pasar Baru Cikarang menunjukkan harga beberapa komoditas sebagai berikut:

  • Beras: medium Rp12.200/kg, premium Rp13.000/kg, C4 Rp14.000/kg, IR-64 Rp13.000/kg,
  • IR-42 Rp14.000/kg, SPHP Rp12.000/kg
  • Minyak goreng: curah Rp19.000/liter, premium Rp21.000/liter
  • Gula: curah Rp18.000/kg, kemasan Rp17.000/kg, gula merah Rp17.000/kg
  • Telur: telur ayam ras Rp30.000/kg, telur ayam kampung Rp3.000/butir
  • Daging: daging sapi Rp130.000/kg, daging kerbau beku Rp100.000/kg, ayam kampung Rp70.000/kg, ayam karkas Rp35.000/kg
  • Ikan segar: kembung Rp55.000/kg, bandeng Rp40.000/kg, tongkol Rp40.000/kg, udang Rp70.000/kg, teri asin Rp80.000/kg
  • Tahu dan tempe: masing-masing Rp10.000/kg
  • Sayuran: bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih Rp29.000/kg, tomat Rp9.000/kg, kentang Rp15.000/kg, sawi Rp10.000/kg, jagung manis Rp11.000/kg, singkong Rp3.500/kg

UPTD Pasar Baru Cikarang memastikan bahwa stok kebutuhan pokok masih aman, mulai dari beras, telur, hingga ikan segar. Pemantauan rutin tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan memastikan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.***