BEKASI.POJOKSATU.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran koperasi di Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi di Hotel Antero Jababeka, Rabu, 7 Januari 2026.
Endin mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari seribu koperasi di Kabupaten Bekasi. Namun, sekitar 300 di antaranya masih berstatus tidak aktif. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemkab Bekasi agar koperasi dapat kembali berfungsi optimal.
“Tadi saya sampaikan kepada pengurus yang akan terpilih agar 300 koperasi yang tidak aktif ini bisa dihidupkan kembali. Potensi ekonomi kita sangat besar,” ujar dia.
Baca Juga: Dua Stafsus Bupati Bekasi Akan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek
Ia menilai, kekuatan ekonomi Kabupaten Bekasi semakin strategis dengan keberadaan sekitar 7.000 perusahaan. Menurutnya, jika koperasi mampu menjalin kemitraan langsung dengan sektor industri, dampaknya akan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
“Bayangkan jika satu perusahaan bermitra dengan satu koperasi. Ini luar biasa dan harus menjadi agenda kerja pengurus Dekopinda ke depan,” tegas Endin.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga menyatakan kesiapan untuk mendukung penguatan kelembagaan koperasi, termasuk memfasilitasi kantor sekretariat Dekopinda melalui pemanfaatan aset daerah.
Baca Juga: Blok C Villa Mutiara 2 Disebut Titik Rawan, Air Selalu Menggenang Paling Dalam
“Kita akan bahas bersama dinas terkait, kemungkinan penyediaan kantor melalui mekanisme pinjam pakai aset daerah,” jelasnya.
Endin menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Dekopinda dinilai semakin strategis, terlebih dengan hadirnya berbagai program nasional yang membuka peluang pengembangan usaha koperasi di daerah.***




