BEKASI.POJOKSATU.ID - Komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan sanitasi berbuah manis.
Pada November 2025, Kabupaten Bekasi berhasil meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa dalam ajang Kabupaten Kota Sehat, sebuah pengakuan nasional atas keberhasilan daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diraih setelah Kabupaten Bekasi dinyatakan mencapai status open defecation free 100 persen serta lolos penilaian sembilan tatanan Kabupaten Kota Sehat.
Baca Juga: Angka Kemiskinan Turun Tajam, Kebijakan Sosial Pemkab Bekasi Mulai Berbuah Nyata
Capaian ini menegaskan keberhasilan pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan yang dijalankan secara konsisten dan terintegrasi lintas sektor.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan sejak beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, proses menuju Kabupaten Kota Sehat bukanlah pekerjaan singkat, melainkan membutuhkan perubahan perilaku masyarakat dan penguatan layanan dasar.
"Ini adalah hasil komitmen bersama sejak 2023 untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Kabupaten Bekasi. Pencapaian ODF 100 persen menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan layak," ujar Fadly di Kabupaten Bekasi, 12 Januari 2026.
Ia menjelaskan, peran Bappeda lebih menitikberatkan pada fungsi koordinasi perencanaan, pengendalian, serta pelaporan berbagai program lintas sektor.
Kolaborasi antara perangkat daerah, pemerintah desa, hingga partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memenuhi indikator Kabupaten Kota Sehat.
Baca Juga: Kapolsek Medansatria Sampaikan Pesan Penting untuk Pelajar SMAN 10 Bekasi
Keberhasilan mencapai ODF 100 persen dinilai membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Lingkungan yang bersih dan sanitasi yang layak tidak hanya menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan, tetapi juga mendukung produktivitas dan kesejahteraan warga secara keseluruhan.
Fadly menambahkan, penghargaan Swasti Saba Padapa bukanlah tujuan akhir, melainkan pemacu agar standar kesehatan lingkungan dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Banjir Tol Sedyatmo, Jasa Marga Operasikan 9 Pompa untuk Percepat Surutnya Genangan
“Kami ingin capaian ini menjadi budaya bersama, bukan sekadar pemenuhan indikator penilaian. Tantangannya adalah menjaga konsistensi dan keberlanjutan di lapangan,” tegasnya.
Dengan diraihnya penghargaan Kabupaten Kota Sehat, Kabupaten Bekasi menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun kesehatan lingkungan dan sanitasi sebagai bagian dari pembangunan manusia.
Pemerintah daerah optimistis, fondasi lingkungan sehat akan mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkualitas di masa depan.***




