BEKASI.POJOKSATU.id - Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kabupaten Bekasi kerap mati mendadak dan memicu pertanyaan warga.

Setelah ditelusuri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi mengungkapkan, salah satu penyebab utama lampu jalan sering mati bukan karena kerusakan teknis semata, melainkan akibat pencurian kabel dan komponen vital PJU yang terjadi berulang kali.

Jalur utama seperti Jalan Kalimalang hingga perbatasan Karawang menjadi lokasi yang paling sering mengalami gangguan penerangan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Bekasi, Deni Hendra, mengatakan pelaku pencurian mengincar kabel jenis NYY serta panel kontrol karena memiliki nilai jual cukup tinggi di pasaran.

“Yang paling sering hilang itu kabel dan komponen panel. Jadi baru beberapa hari setelah diperbaiki, lampu bisa mati lagi karena kabelnya diputus dan dicuri,” kata Deni, Sabtu  7 Februari 2026.

Menurutnya, aksi pencurian tersebut membuat upaya perbaikan yang dilakukan Dishub tidak bertahan lama.

Bahkan, dalam beberapa kasus, lokasi yang sama kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Baca Juga : Genap 10 Tahun, BINUS SCHOOL Bekasi Tegaskan Komitmen Cetak Siswa Berprestasi Global

“Ini tentu sangat mengganggu. Selain merugikan secara anggaran, dampaknya langsung dirasakan masyarakat karena jalan menjadi gelap,” tegas dia.

Dishub Kabupaten Bekasi saat ini tengah melakukan kajian teknis untuk mencari solusi jangka panjang. Salah satunya dengan mengevaluasi penggunaan kabel jenis NYY yang selama ini dipasang pada PJU.

“Kami sedang mempelajari alternatif material lain yang nilai jualnya lebih rendah, tapi tetap aman dan berfungsi dengan baik. Kalau spesifikasinya tetap sama, risikonya akan dicuri lagi,” jelas Deni.

Selain itu, Dishub juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian sektor setempat untuk meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari di titik-titik rawan seperti sepanjang Jalur Kalimalang dan kawasan Stasiun Lemahabang.

Baca Juga : Camat Baru Bekasi Barat Janji Benahi Pelayanan, Warga Harus Nyaman dan Dilayani Sesuai SOP

Deni turut menanggapi keluhan masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial terkait kondisi jalan yang gelap.

Ia memastikan setiap laporan tetap ditindaklanjuti, namun pengawasan bersama dinilai menjadi kunci pencegahan.

“PJU ini fasilitas umum untuk keselamatan bersama. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tiang PJU,” kata dia.

Ia menegaskan, kondisi jalan yang minim penerangan sangat berisiko, terutama bagi pengendara saat hujan atau pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

“Kerusakan akibat pencurian ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, peran masyarakat sangat penting agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tutup dia.***